Yen Metu Kudu Sing Mempeng, Yen Mbelu Kudu Sing Kenceng


Aku Ristiana Imbarsari, putri tunggal dari pasangan Bapak Sukarjo dan Ibu Maulidha Ayu. Beberapa minggu belakangan ini, aku sibuk mempersiapkan pernikahanku dengan Prassetyo Agung, pria yang telah menjalin hubungan denganku kira-kira 7 tahun lamanya. Mempersiapkan pernikahan itu bukan hal yang mudah. Banyak yang harus diurus, banyak yang harus dipikirkan dan banyak yang harus dipersiapkan. 

Aku dan Prass, sangat menginginkan pernikahan yang mewah bak cinderella dengan balutan nuansa putih yang indah di pinggir pantai ditemani gulungan ombak yang akan membasahi kaki kami, pertanda alam mengucapkan selamat akan kebahagiaan kami . Ya, aku sangat ingin itu!!! Bersanding dengan pria kebanggaanku di bawah naungan senja dan menikmati lezatnya, Clam Chowder makanan kesukaan kami berdua. Rasanya aku ingin segera ada di tanggal 20 Maret 2021 dan memastikan keadaanku sebagaimana impian anganku. 
“Risti,...Risti”, suara ibu mengagetkanku. “ Em, ia bu, ada apa?” Sambungku sambil membalikkan badan ke arah wanita yang sangat kukagumi tersebut. “ Ayo ke ruangan keluarga. Paman, bibi serta seluruh keluarga sudah berkumpul di sana”, kata ibu.  “Ia, bu”,sambungku seraya menggandeng tangan ibu menuju ruangan keluarga. Ruangan keluarga yang berukuran 4 x 6 meter itu sudah dipenuhi sanak-saudaraku.  “Cieee, Cieee, yang udah mau ngelepas masa lajang?”, Nora menggodaku. “ Ya iyalah, hehehehee.. Cepat nyusul ya”, sambungku sambil mengambil posisi 
Previous post Manchester City dan Arsenal berada di jalur kemenangan
Next post Adakah???

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.