Valentine dan Tradisi Saling Bully

Valentine sendiri merupakan nama seorang Santo biarawan Katolik, atau St Valentine dari Terni, beberapa sumber juga menyebutkan jika Valentine adalah seorang uskup, dari Terni.

St. Valentine dikisahkan menentang perintah kaisar dan diam-diam menikahkan pasangan suami istri untuk menyelamatkan suami dari perang. Hal ini tentu dianggap menentang perintah Kaisar yang melarang keras membantu orang Kriaten, dimana pada masa itu Kristen dianggap agama sesat di Roma. Valentine kemudian ditangkap dan dipenjara.

Saat Kaisar memanggilnya, dengan berani ia justru bersaksi dan menyuruh sang Kaisar bertobat. Hal ini membuat Kaisar murka dan Valentine dihukum mati dengan dirajam batu sebelum kepalanya dipenggal di luar gerbang Flaminia.

Hari Valentine mulai muncul pada tahun 1500-an, dan pada akhir tahun 1700-an kartu yang dicetak secara komersial mulai digunakan. Kartu Velantine pertama di Amerika Serikat dicetak pada pertengahan tahun 1800-an.

Gitaris NTT yang jarang diketahui publik
Previous post Imlek 2021 Pemuda Perindo Optimis Ekonomi Nasional Bangkit.
Next post Band Ungu Segera Kembali setelah Masa Jabatan Pasha Berakhir Pekan Depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.