Terperangkap Dalam Cinta Yang Menyakitkan

Namanya Vianey. Dia adalah seorang mahasiwa semester akhir disalah satu Universita di pulau jawa, setiap hari Ia mengisi waktu luangnya dengan hanya diam di kost dan menonton film kesukaannya karena sudah tidak ada lagi aktivitas perkuliahan di kampusnya. Vianey jarang keluar kost karena Ia sudah memiliki seorang tunangan yang juga sudah bekerja di salah sau perusahaan swasta ditempat Vianey berasal, hal tersebut membuat Vianey jarang keluar untuk bertemu teman atau dunia luar dari kampusnya.

Namun hal buruk tiba-tiba terjadi, tunangan Vianey menghilang begitu saja, Vianeypun berusaha menghadapinya. Setelah tiga bulan melewati banyak hal dan ketidakpastian, Vianey akhirnya membuka hati untuk orang lain. Vianey berkenalan dengan seorang lelaki yang juga sementara menempuh semester akhir di kota tempat Vianey menimba ilmu namun kampus mereka berbeda.

Nama lelaki tersebut ialah Fredi, hubungan keduanya kian hari kian dekat, perlahan Vianey mulai melupakan tunangannya karna termakan rayuan Fredi. Mereka selalu mnghabiskan waktu bersama hingga tiba saat yang di nanti-nantikan untuk wisudah. Saat itu Fredi dan Vianey wisudah dihari yang berbeda. Setelah wisudah sambil menunggu proses ijaza, mereka selalu menghabiskan waktu bersama hingga akhirnya Vianeypun hamil. Fredi yang mengetahui hal tersebut tetap memutuskan untuk bertanggung jawab atas janin tersebut.

Sayangnya setelah seminggu kemudian Fredi berubah pikiran dan meminta Vianey untuk menggugurkan bayi dalam kandungan Vianey dengan alasan Fredi takut terhadap orangtuanya di kampung. Vianey haya diam membisu sembari memikirkan apa yang akan terjadi nantinya, Vianey memilih untuk menolak hal tersebut, Ia tidak tega untuk membunuh Bayinya sendiri, Vianey tetap keras kepala untuk tidak melakukan perbuatan berdosa itu.

Ketika kandungannya berusia 2 bulan Vianey memutuskan untuk pulang kampun, kebetulan urusan kampusnya sudah beres, sementara Fredi masih menunggu Ijazanya selama beberapa waktu kemudian Ia menyusul ke kampung setelah urusannya selesai. Kampung keduannya berdekatan, Fredipun memberitahu kepada orang tuanya tentang kehamilan Vianey, dan membuat kedua orag tuanya sangat marah mendengarkan hal tersebut, namun karena sudah terlanjur mereka tetap memutuskan untuk merestui hubunga keduannya.

Ketika usia kandungannya memasuki 8 bulan, Fredi harus berangkat keluar kota untuk melanjutkan studinya S2nya. Vianey sebenarnya menolak hal tersebut namun karna selalu dipaksa oleh orang tua Fredi akhirnya Vianey pun menyetujui kepergian Fredi. Fredipun akhirnya berangkat, setelah berada jauh dari Vianey, Fredi masih mengabari Vianey dan buah cinta mereka yang ada dalam rahim Vianey hingga lahir.

Previous post “Ancam Tempeleng” : Bupati TTU Bentrok dengan seorang pemuda akibat Corona
Next post Klarifikasi El Asamau Pasien Pertama Yang Terjangkit Covid-19 Di NTT

4 thoughts on “Terperangkap Dalam Cinta Yang Menyakitkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.