Sisi Humanis di Balik Jiwa Seorang Petarung

nadiinformasi.com – Siapa sangka, di balik jiwa petarungnya yang kasar, ganas dan arogan, ternyata McGregor memiliki sisi kemanusiaan yang begitu humanis, hal ini terbukti ketika dirinya menyumbangkan 500 ribu dolar AS untuk membantu orang-orang miskin yang tidak terlayani. Uang sebesar itu ia donasikan lewat yayasan milik Dustin Poirire yang merupakan lawan mainnya di kelas ringan kartu utama UFC 257, Minggu (24/01/21).

Meskipun dirinya harus mengalami kenyataan pahit diatas ring karna kalah dari Poirirer dan menyambut laga comebacknya dengan kekalahan serta rekornya semakin rusak dengan catatan 22-5-0.

Pertarungan tersebut membuat McGregor nampak kesulitan bernafas dan hidungnya mengeluarkan darah serta nampak terkejut dengan serangan yang baru saja dilayangkan oleh Poirier.

Jauh sebelum kedua petarung merencanakan sebuah pertarungan, McGregor berjanji akan memberikan 500 ribu dolar AS (Rp 7 miliar) ke badan amal Poirier, The Good Fight.

Janji tersebut rupanya ditepati oleh sosok berjuluk The Notorious, hingga membuat istri Poirier, Jolie, sampai mengunjungi McGregor di ruang gantinya untuk mengucapkan terimakasih atas donasi yang diberikan McGregor.

Sementara itu dikutip dari CNN, Sejak melakoni debut di UFC pada 2011, Poirier selalu menggunakan kesuksesannya untuk membantu orang-orang yang tidak mampu. Bersama sang istri, Jolie, petarung 31 tahun itu kemudian membentuk yayasan non-profit The Good Fight.

Poirier mengumpulkan uang melalui lelang memorabilia UFC dan kemudian membantu orang-orang yang tidak mampu di kampung halamannya, Louisiana. Uang yang terkumpul digunakan untuk membantu komunitas yang kurang mampu.

The Good Fight semakin berkembang hingga akhirnya tercatat sebagai organisasi nirlaba internasional yang terdaftar penuh pada 2018.

Penulis: Barros
Editor: Nadi

Previous post Andrea Pirlo: kami baik-baik saja tanpa gol Ronaldo
Next post Membawa Injil Kehidupan Kembali Ke Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.