Self Healing

Marny   Hanmina

Hallo Semua,

Dimanapun kalian dan bagaimanapun keadaan kalian saat membaca tulisan ini saya selalu berharap kalian semua dalam keadaan yang lebih baik, lebih bahagia dan lebih siap menghadapi kehidupannya, amin

Ya guys, percaya tidak percaya ada seseorang: mungkin teman dekat, keluarga kita yang sampai saat ini masih mengalami depresi, atau bisa jadi teman-teman yang sedang membaca tulisan ini sedang mengalami masalah hidup yang berat? atau mungkin sedang memikirkan dan berkutat dalam sebuah masalah yang sama terus menerus? yang sepertinya tidak akan ada jalan keluarnya serta membuat kamu menjadi jenuh, gelap, putus asa hingga berenang-renang dalam masalah itu?

Nah jika ada orang mengalami hal ini, penyebabnya adalah karena kurang ilmu! Loh, loh kok jadi kurang ilmu? ya benar sekali, kurang ilmu. Dinyatakan kurang ilmu karena teman-teman kurang menyadari mengapa teman-teman menjadi depresi. Sebelum melanjutkan, alasan sebenarnya seseorang menjadi depresi adalah karena ketidaktahuan bahwa setiap masalah mempunyai sahabat karib. ohh yaaa? kok bisa? Ya jelas bisalah. Masalah punya sahabat karib yang biasa di sebut “PELARIAN”

Mengapa disebut pelarian? Pelarian merupakan sebuah hal yang dilakukan ketika sedang mengalami masalah dan seperti menjadi lebih baik. 

oh ya? artinya memakan makanan secara berlebihan, meminum alkhohol, merokok dan melakukan hal-hal yang negatif bisa dong disebut sebagai pelarian? tentu “TIDAK”  mengapa?



Si pelarian ini yang menjadi alasan utama seseorang tidak akan sembuh! mengapa? karena jika pelarianmu salah, maka masalahmu tidak akan pernah berakhir dan depresimu akan menjadi sahabat abadimu. Itulah sebabnya terkadang seseorang  tanpa penyebab  yang jelas merasa sedih, hampa,melow semelow melownya, overthinking, merasa perlu untuk dikasihani dan merasa hidup orang lain jauh dari masalah, seakan-akan hanya dia satu-satunya makluk Tuhan di bumi ini yang punya masalah. Upssss.

Pelarian-pelarian di atas merupakan pelarian yang salah. Jadi apa itu pelarian yang benar? Dalam tubuh manusia terdapat 3 unsur penting, yaitu Pikiran, Raga dan Jiwa. Pelarian yang paling penting dalam mengatasi depresi atau masalah adalah kembali ke dalam diri kita sendiri.

1.Positive thinking in every problem

Gambar// https://nadiinformasi.com/

Setiap manusia yang hidup di dunia pasti memiliki masalah masing-masing baik masalah besar ataupun kecil tanpa memandang usia. Masalah merupakan bagian penting dalam roda kehidupan. Bayangkan jika hidup tanpa masalah, seperti ingin ini itu dan langsung mendapatkannya secara instan, sekali dua kali mungkin akan sangat menyenangkan akan tetapi tidak akan ada peningkatan kualitas diri yang anda miliki atau bahkan malah menurun. Setiap masalah jika disikapi dengan cara yang berbeda, maka akan menghasilkan respon yang berbeda dan tentu saja menghasilkan hasil yang berbeda pula. Jadi apa yang ditakutkan dari masalah kita? Pikirkan bahwa Tuhan mengizinkan sesuatu untuk kita bukan karena sebuah kebetulan, Tuhan menginkan sebuah proses terjadi dalam hidup kita supaya kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.

2. Berolahraga di alam terbuka secara rutin pagi hari.

Menurut banyak pakar , sinar matahari pagi memiliki manfaat besar bagi tubuh. Paparan sinar matahari memiliki manfaat meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbanyak produksi endorfin hormon pembuat bahagia. Selanjutnya berolahraga akan menyegarkan tubuh serta membuat tubuh menjadi lebih bertenaga. Bayangkan jika digabungkan berolahraga dan dilakukan di alam terbuka dengan paparan sinar mentari. Wow akan double dong manfaatnya.

3. Berdoa

Gambar// https://nadiinformasi.com/

Last but not least. Berdoa adalah  pelarian yang paling afdol setelah melakukan 2 hal tadi. Dalam tubuh manusia ada jiwa. Jiwa manusia hanya akan mendapat ketenangan jika  berbicara dengan 

sang penciptanya. Menyampaikan dan memasrahkan segala persoalan yang kita alami pada sang pencipta niscaya semua persoalan akan mendapat hikmat dari penciptanya. Tetap percaya tidak ada kekuatan lain selain kekuatan yang datang dari sang pencipta dan percayalah setiap masalah yang dihadapi merupakan cara sang pencipta untuk memiliki hubungan yang lebih intim dengan “makluk ciptaannya”. So,semakin  banyak masalah yang berkeliaran di sekitar kita maka tentu kita harus mampu menyikapinya, bukan justru membuat kita jatuh dan berputus asa. Miliki ilmu dalam dirimu agar mampu melarikan diri pada pelarian yang tepat. Selanjutnya, temukan jalan keluar dari masalahmu dan berbahagialah. Tetap sehat dan semangat kamu tak sendiri, Tuhan mencintaimu.

Marny   Hanmin, lahir di Kefamenanu 23 oktober 1994. Menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Program Study Teknik Sipil.

Previous post ESENSI AMRKETING: LEBIH DARI SEKADAR IKLAN
Next post LELAH…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.