Biasa Sajalah

Lalu kenapa kau harus menertawakanku saat terjatuh?
Atau mengapa kau perlu menceritakan kurangku pada ribuan telinga?

Ah kawan, itu sungguh tak manusiawi.
Adakah kau perlu menghindar mencari pembenaran agar diakui sebagai manusia?
Adakah kau perlu mengumumkan luka-luka yang tengah kusembunyikan?

Ah biasa sajalah,
hidup itu bagaikan roda. Kadang kau memegang piala kemenangan jangan sampai besar kepala
Jika kau direbut oleh air mata jangan sampai hanyut dalam sedih

Biasa sajalah, jangan memanjat pohon kesuksesan sambil mendorong turun orang lain dengan licik

Jadilah bijaksana, kawan
Hidup adalah tentang berbagi dan mendukung

Jika kau bisa menang maka berikan tanganmu untuk menarik yang jatuh
Jika kau jatuh mintalah bantuan
Semudah itu sajalah, jalannya hidup
Jangan tertawakan mereka yang masih di ujung jalan, biasa sajalah dan jadilah dewasa

Kupang, 22 September 2022 kepala

Beatrix Yunarti Manehat

Previous post HANDPHONE AND MODERN HUMAN BEHAVIOR

Tinggalkan Balasan

Social profiles