REVIEW BUKU “REKAYASA SOSIAL”

Judul : Rrekayasa Sosial
Penulis : Jalalaluddin Rakhmat
Penerbit : PT. Remaja Rosdakarya Bandung, Tahun 1999
Jumlah Halaman : 215

Buku REKAYASA SOSIAL ditulis oleh Jalaludin Rakhmat, yang berjumlah 215 lembar, penerbit PT. Remaja Rosdakarya Bandung pada tahun 1999. Buku ini sangat menarik karena dalam mendiskripsikanya penulis menulis dengan menggunakan kalimat yang sangat mudah dipahami, dan buku ini merupakan kumpulan dari hasil khotbah atau kuliah umum sehingga dituliskan menjadi sebuah buku yang di beri judul Rekayasa Sosial.

Pada awal halaman buku ini, sedikit Dimitri Mahayana menjelaskan bahwa  dalam rekayasa social, penulis akan mengajarkan bagaimana strategi mengubah masyarakat disekitar anda atau Social Planning yang brasal dari M. N. Ross. Kemudian istilah Social Engineering brasal dari Less dan Presley, dan Ira Kaufman menyebutnya sebagai Change Manajenemen.

Menurut Dimitri, penulis memilih social planning karena, social planning memiliki jangkauan makna yang lebih luas, dan suatu rekayasa social pasti mengandung perencanaan, walaupun tidaak semuanya terealisasikan di alam nyata.

Sama seperti Dimitri bahwa satu hal yang membuat saya ingat dari buku ini adalah motivasi penulis yang mengatakan bahwa “prubahan social dapat terjadi walaupun hanya sebagian kecil orang yang menhendaki, asalkan mereka mempunyai komitmen”.Oleh karena itu menurut penulis apabila hendak melakukan perubahan social maka hindari kesalahan-kesalahan berpikir karena rekayasa social harus dimulai dari cara berpikir, mustahil bila ada perubahan kea rah yang benar kalau kesalahan berpikir masih menjebak di benak kita.

Macam-macam kesalahan berpikir yang dilakukan oleh para ilmuwan yang menurut penulis dalam bahasa Prancis disebut dengan Intellectual Cul de sac untuk menunjukan kebuntuan pemikiran. Ada dua macam kesalahan berpikir menurut penulis yakni Intellectual cul de sac dan Mitos.

Previous post LELAKI TEGAR: AYAH , ROKOK DAN KOPI IBU
Next post Pemerintah Desa Tunmat Ajak Masyarakat Patuhi Himbauan Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Social profiles