Potret pendidikan new normal

Kulihat layar zoom meeting
Nampaknya beberapa sedang tertidur
Kukirimkan soal lewat whatsapp group
Ada beberapa yang tak membalas

Sinyal tetiba hilang saat kelas dimulai
Kuota internet habis saat pengajaran berlangsung
Terdengar mengeluhkan jumlah tugas terlalu banyak
Beberapa menit kemudian dengan bangga mengoceh tak paham

Materi dikirim dalam bentuk video
siswa membatu layaknya orang tak paham
Materi dikirim lagi dalam bentuk pdf
Siswa mengeluh tak tahu cara membuka

2 jam diminta tetap tenang di depan monitor,
Lalu dioceh terlalu menekan siswa saat covid-19
Diarahkan untuk mengerjakan 4 soal sekali pertemuan
Ada yang merasa tebebani dengan raut tak bersahabat

Ah, Banyak alasan untuk mengelak dari kelas
Banyak cara untuk menghindari tugas
Kontrol jarak jauh seolah tak mempan
Materi yang dikirimkan tidak mampu membuat siswa paham

Absen dan menghilang, absen lagi dan menghilang saat pelajaran dimulai
Kedisiplinan seakan bernilai minus
Dengan gagah mengabaikan keseriusan belajar
Ketegasan guru seakan musnah dimakan sinyal yang lemot
Materi yang dikirim lenyap diterjang matinya baterai handphone

Ah, inikah potret pendidikan new normal?
Mungkin ini potret salah mendidik yang lalu-lalu

Tentang Penulis:
Elvia Bete, Penulis merupakan Mahasiswa Universitas Timor, Kefamenanu TTU-NTT. Penulis menyukai dunia penulisan sejak memasuki SMA.

Previous post MEDIA DIGITAL DALAM PENDIDIKAN NEW NORMAL: PELUANG ATAU BAHAYA?
Next post MENEROPONG KEPANTASAN PEMBERLAKUAN PEMBELAJARAN ONLINE BAGI SEKOLAH DENGAN KUALITAS SERTA AKSES PENDIDIKAN YANG RENDAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.