Pesan Pay Burman Melalui Project General Maya: Jadilah Perempuan Seperti Ibu Pertiwi.

Nadiinformasi.com – Projeck Baru General Maya ada eks vokalis Boomerang Roy juga ikut ambil bagian dalam project tersebut.

Terlihat dalam video yang diunggah oleh channel youtube bernama TV DEKILL terlihat beberapa musisi senior salah satunya Pay Burman Eks gitaris Slank dan Eks Vokalis Boomerang Roy, melalui unggahan tersebut mereka bebicara seputar pesan yang ingin di sampikan melalui project tersebut.

Adapun pesan yang dibawakan dalam project General Maya yaitu isu seputar kebangsaan dan perempuan , bagaimana menghargai nilai-nilai dari perjuangn oleha para pejuang dan kemudian menikmati kemerdekaan.

“”Ayahku pernah ikut perang 10 November, aku memang udah tahu tapi jarang ngorek, hanya beliau cerita terus menerus berulang kali ya tertanamlah. Ada teman ayahku yang mati saat ganti sift, tapi meninggal ditembak musush, dan mayatnya tidak bisa diangkat karna musuh nembak terus selama 2 hari,” pungkas Roy.

Sementara itu Bom menambahkan “jika seorang anak menjadi baik tergantung ibunya, seorang anak menjadi pemberani juga karna ibunya, karna yang paling dekat dengan anaknya adalah ibu,” tambah Bom ketika ditanya oleh kameramen terkait perjuang para pahlawan yang tidak hanya oleh laki-laki tapi juga kaum perempuan yang ikut berjuang.

Mendengar pertanyaan tersebut, Pay Burman juga angkat bicara jika nama lain dari Bangsa Indonesia adalah Ibu Pertiwi bukan Bapak Pertiwi.

“Satu lagi Ibu Pertiwi bukan Bapak Pertiwi,” tambah Pay menyambung penjelasan Bom.

Pay juga menyatakan pandangannya mengeni perempuan ketika ditanyakan, dirinya menjelaskan bahwa jika seorang ibu benar maka pasti anaknya benar.

“Gua selalu bilang kalau di rumah lah ya, kalau Ma Lo benar pasti anaknya benar, dan gua sendiri ngerasain itu, gua ni sebenarnya anak ma bangat. Bokap gua 4 tahun udah ga ada, jadi gua ngerasain bangat Ibu yang jadi Bapak sekaligus kepala keluarga. Dialah yang nyari gua ke mana-mana figur ibu di gua udah ga ada obatnya, bahkan gua bingung apa yang gua capai sekarang bukan gua tapi ibu gua”, ungkap Pay.

Ia menambahkan bahwa orang-orang besar di manapun selalu hormat pada ibunya, jadi ibu selalu menjadi yang utama, sampai Ibu Pertiwi saja dipakai untuk mengungkapkan cinta terhadap tanah air. Jadilah perempuan seperti ibu Pertiwi,” tambah Pay mengenang sosok ibu yang melekat pada dirinya.

Penulis: Andrea
Editor: Nadi

Previous post Aku dan Sebuah Rasa
Next post Puasa Kata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.