MENTALITAS INSTANISME MANUSIA TERHADAP ALAM

Hutan adalah “paru-paru dunia” sebagaimana istilah ini menunjukkan ketergantungan semua makhluk hidup dengan lingkungannya yang masih alamiah. Sebab hutan memiliki peran besar dalam siklus penghasilan oksigen bagi manusia, yang juga membentuk lapisan ozon. Namun akhir-akhir ini terjadi degradasi perilaku manusia dalam mengelola alam. Seperti terjadi penebangan hutan secara liar dan terjadi pula deforestasi secara illegal. Tentu perilaku ini merusak ekosistem saling ketergantungan manusia, alam, dan makhluk hidup lainnya.

Kegiatan hutan ilegal meliputi semua tindakan ilegal yang berhubungan dengan ekosistem hutan, demikian juga industri yang berhubungan dengan hutan dan hasil hutan kayu serta non-kayu. Kegiatan itu meliputi tindakan yang melanggar hak-hak atas lahan hutan, melakukan korupsi untuk mendapatkan konsesi hutan, dan semua kegiatan pada seluruh tahap pengelolaan hutan dan rantai produksi barang dari hutan, dari tahap penanaman hingga penebangan dan pengangkutan bahan baku serta bahan jadi hingga pengelolaan keuangan (Luca Tacconi,2003:3). Oleh karena itu jelas bahwa tindakan illegal penebangan liar terhadap hutan dan deforestasi mendatangkan kerusakan bagi seluruh komponen ekosistem.

Aneka Pencemaran
Banyak lingkungan hidup di daerah kita ataupun di daerah lain ada begitu permasalahan yang cukup serius seperti pencemaran air pada umumnya. Air sungai yang tercemar akibat dari kegiatan manusia seperti pembuangan limbah cair di sungai dari berbagai sektor industri, serta pemakaian bahan-bahan plastik yang tidak dapat terurai. Tindakan pencemaran lingkungan ini meninggalkan dampak buruk bagi makhluk hidup lainnya. Sebagaimana tertampak jelas banyak hewan di dalam air seperti ikan tidak memiliki keseimbangan hidup di dalam lingkungannya sendiri. Akibat pencemaran air oleh sampah anorganik, pupuk, bahan-bahan kimia yang termasuk didalamnya pestisida (Sri Nur Aminah Ngatimin,2017:3). Namun perlu kita ketahui bahwa sarana tersebut sangat berbahaya jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Karena dampak pencemaran tidak saja pada pertanian, tetapi juga mempengaruhi kesehatan manusia dan berbahaya pada hewan karena adanya residu pestisida yang terlarut di dalam bermacam-macam produk pertanian.

Previous post POLITICAL SOVEREIGNTY MENGANTISIPASI KKB PAPUA YANG MENGGUNAKAN SENJATA API BUATAN AMERIKA SERIKAT DAN AUSTRALIA
Next post Ketidakadilan non manusia (alam) serupa dengan ketidakadilan terhadap perempuan (manusia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.