Menang atas Chelsea, Arsenal akhirnya merebut piala FA ke 14

nadiinformasi.com – Eufaria final FA Cup 2019/2020 antara Arsenal vs Chelsea yang berlangsung di Stadion Wembley sangat meriah, sebab kedua tim akan bermain dengan intens dan antusias tinggi. Harapan untuk memperoleh piala musim ini menjadi target tersendiri untuk kedua tim dalam memberikan kado terbaik pada para fans.

Tentu kedua pelatih mempunyai ambisi untuk merebut piala pertama sebagai pelatih dengan berbagai strategi yang dipersiapkann agar bisa memenangkan piala FA musim ini.

Dari beberapa pertemuan antara arsenal dan chelsea pada musim ini, chelsea masih dikategorikan sebagai tim yang diunggulkan. Di klaseman akhirpun chelsea duduk di urutan ke empat dan arsenal di urutan ke delapan. Tetapi didalam pola permainan kedua tim sama-sama mulai menemukan pola permainan terbaik mereka dari beberapa pertandingan terkahir.

Permainan dari kedua tim sangatlah intens. Di babak pertama kedua tim mampu menunjukan peforma yang luar biasa dengan menciptakan banyak peluang. Pada menit 5’ Chelsea dengan kerjasama tim yang bagus mampu mencetak gol pembuka lewat Pulisic asit giroud.

Gol pertama tidak menurunkan semangat dari arsenal, malahan pressing yang dilakuakan arsenal membuat chelsea kewalahan dalam babak pertama, dan akhir pada menit ke 26 arsenal mendapat gol lewat penalti yang di eksekusi oleh Aubameyang, gol ini terjadi karena pelanggaran yang dilakukan oleh Azpilicueta terhadap aubameyang.

Di babak ke dua, permainan semakin menarik, arsenal dan chelsea sama melakukan inisiatif menyerang untuk mendapat keunggulan dari tim masing-masing, pada menit 67’ berkat umpang dari Pepe ke Aubameyang, dengan sedikit gocekan dari Aubemeyang akhirnya menipu zouma dan kiper chelsea dan menghasilkan gol.

Skor 2:1 membuat arsenal sedikit tenang. Penderitaan chelsea bertambah dengan diterimanya 2 kartu kuning oleh kovacic pada menit 73’ dan berkurang pemain chelsea karena cederanya pedro pada menit-menit terakhir .

Kemenangan Arsenal atas Chelsea menambah gelar FA yang ke 14, dan juga merupakan gelar pertama bagi pelatih arteta sebagai pelatih.

Penulis : Melki
Editor : Nadi

Previous post Kecerahan di Balik Kegelapan
Next post Puisi Fransiska Rika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.