Mahasiswa Semester Akhir Asal NTT Berjualan Sepatu Sambil Menyelesaikan Tugas Akhir

nadiinformasi.com – Eduardus Barung Mahasiswa semester akhir universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang program studi Ilmu Komunikasi asal Nusa Tenggara Timur (NTT), kabupaten Manggarai Timur, kecamatan Sambi Rampas, Desa Buti ini memilih berjualan sepatu sambil urus skripsi.

Eduardus sapaan akrabnya memilih berjualan dengan bebrapa alasan yakni membantu mengurangi beban kiriman dari orang tua, selain itu bagaimna melatih diri untuk hidup mandiri

“Alasan saya berjualan sederhana saja, membantu meringankan beban kiriman orang tua di kampung, juga belajar untuk bagaimana hidup mandiri”, tutur Eduardus.

Ia mengaku jika memulai bisnis kecilnya itu dengan modal pinjaman sebesar Rp 5.000.000 sebagai modal awal. Kerja keras Eduardus tersebut tidak sia-sia, memasuki bulan ke 5, modal pinjaman tesebut dilunasi dan kini Ia meraut keuntungan berlipat, bahkan dirinya mengaku jika 5 bulan terakhir Ia tidak lagi meminta uang kepada orang tuanya di kampung halaman.

“Saya memulai jualan dengan modal awal Rp 5.000.000, itupun saya pinjam, puji Tuhan memasuki bulan ke 5 saya telah kembalikan pinjama tersebut”, Jelasnya.


Menurut Eduardus, ketika memulai bisnisnya itu, Ia tidak pernah merasa takut untuk gagal, bahkan tidak sama sekali terlintas dalam pikirannya kata gagal.

“waktu saya mulai berpikir untuk jualan dengan modal pijaman sebesar itu, sedikitpun saya tidak takut gagal, karna yang ada dalam pikiran saya yaitu bagaimana caranya agar saya bisa menghasilkan”, Ungkap Eduardus.

Di samping kesibukannya menyelesaikan tugas akhir, Ia selalu mengatur waktunya agar bisa berjualan sehingga tidak mengganggu dirinya mengerjakan tugas akhir.

“Yaa kalau pagi saya pasti ke kampus urus konsultasi sama dosen tentang skripsi saya, sehabis itu saya jualan di sekitar area kampus dan sorenya saya lanjut jualan di taman ataupun tempat yang sering digunakan banyak orang untuk olahraga”, jelas Eduardus.

Penulis : Andrea
Editor : Nadi

Previous post Biasakan Ucap 3 Kata Ajaib: MAAF, TOLONG DAN TERIMAKASIH!
Next post Usai Mengibarkan Bendera di Atas Bukit, Camat Lamaknen Selatan Wendelinus Meak Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Pembangunan Wilayah Perbatasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.