Kumpulan Puisi Tentang Waktu, Perjuangan Hidup dan Cinta yang Rumit

Aku adalah petarung

Di persimpangan jalan
Kau pikir aku tersesat
Kau melaju kencang melingkari garis waktu
Mengadu siang dan malam
saling usir tanpa peduli
Aku kau pertaruhkan

Tidak ada pemenang dalam kompetisimu, aku hanya terjebak pada rotasi yang kau mainkan
Kau memang tidak terkalahkan
Tapi aku adalah petarung

Semuanya Telah Berubah

Segala sesuatu telah berubah
mengikuti perjalanan waktu
Mengalahlah dan bersahabat dengan keadaan
Sebab ada sakit yang harus dibiarkan agar bisa sembuh
Ada rindu yang tidak bisa diungkapkan lagi dan
Ada luka yang hanya bisa dibayar dengan perih dan air mata

Percaya pada hati, ia mampu menyesuaikan segala keadaan
Ia mampu mengubah susana terburuk dalam hidup suatu saat

Cinta Yang Tersamar

Sejak saat itu kau tak pernah tergantikan
Lembut nyaring suaramu
masih menjadi harmoni dalam setiap lelap

Setiap kata yang keluar dari mulutmu masih menjadi bait-bait puisi nan indah dalam ingatan
Namamu masih menjadi kata terindah dalam setiap sujud

Dapatkah kau mengetahuinya
Dapatkah kau merasakan energinya
Ada cinta yang tersamar dalam setiap ungkapan.

Penulis Tanpa Identitas

Previous post Sang Khalik
Next post Telah Tiga Hari Terjadi Pemadaman di Kabupatrn TTU Kita Kefamenanu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.