Kemampuan Telekinesis Fakta atau Ilusi – Simak Kisah Nina Kulagina, Perempuan Rusia yang Memiliki Kemampuan Telekinesis

Kemampuan Telekinesis, merupakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan orang dengan kemampuan memanipulasi suatu objek menggunakan kekuatan pikiran mereka, contohnya mengerjakan benda dari jarak jauh dengan kekuatan pikiran, atau mengangkat dan membengkokkan objek tertentu. Telekinesis juga dikenal dengan istilah Psikokinesis atau Mind Over Matter.

Jika di Indonesia istilah paling sederhana untuk memberikan pemahaman mengenai telekinesis adalah semacam sihir. Meskipun demikian apakah benar telekinesis benar-benar ada atau hanya sebatas fantasi atau ilusi manusia secara berlebihan ? 

Baca juga: Fakta Menarik Benteng 7 lapis Kabupaten Belu Kota Atambua

Berikut kisah Nina Kulagina seorang perempuan asal Rusia dengan kemampuan telekinesis yang menyita perhatian ilmuwan barat sekitar tahun 1940-an. 

Nina Kulagina lahir pada 30 Juli 1926 di Leningrad, bergabung dengan Tentara Merah pada usia 14 tahun dan bertugas di resimen tank selama Perang Patriotik Hebat. Sebagai operator radio di T-34, Kulagina naik pangkat menjadi sersan senior, tetapi diberhentikan karena cedera. Setelah perang, Kulagina menikah dan melahirkan seorang putra. Namun, Kulagina menjadi dikenal luas di seluruh Uni Soviet dan bahkan di Barat karena kemampuan psikokinetiknya (psikokinesis atau telekinesis adalah kemampuan untuk menggerakkan sesuatu dengan bantuan pikiran).

Menurut pendapat Kulagina sendiri, dia berpikir bahwa dia mewarisi kemampuan psikokinetik dari ibunya dan tahu sepanjang hidupnya apa yang dia mampu. Terkadang kemampuan psikokinetiknya memanifestasikan dirinya dalam bentuk poltergeist, ketika, pada saat-saat marah, benda-benda di sekitarnya berjatuhan atau berpindah dengan sendirinya. Lampu menyala dan mati tanpa sadar.

Baca juga: 10 Anak Terkaya di Dunia 2021, Putri Charlotte ada di Posisi Satu

Kulagina berpendapat bahwa untuk memindahkan sesuatu, dia membutuhkan beberapa jam untuk berkonsentrasi dan menjernihkan pikirannya dari semua pikiran lain. Ketika dia berhasil menggerakkan sesuatu, Kulagina merasakan sakit yang tajam di tulang belakang, dan kemudian pandangannya kabur. Namun, dia juga bisa memindahkan benda non-magnetik seperti korek api.

Tidak hanya itu, Kulagina juga diklaim memiliki kemampuan yang dikenal sebagai dermo-optical persepsi , di mana manusia dapat melihat melalui kontak dengan kulit mereka daripada mata mereka. Dokter berpendapat bahwa, pulih dari gangguan saraf di rumah sakit pada tahun 1964, Kulagina (yang menghabiskan sebagian besar waktunya menjahit) dapat “naik” ke dalam keranjang jahitnya dan menarik benang warna apapun yang diinginkannya tanpa melihatnya. Kemampuan ini tidak pernah terbukti secara ilmiah, tetapi konon melekat pada sejumlah orang dari berbagai dunia.

Kemampuan lain yang lebih mengesankan yang diduga dimiliki Kulagina adalah kemampuan untuk menciptakan api dari ketiadaan. Beberapa peneliti mengklaim bahwa dari waktu ke waktu, bekas luka bakar muncul di tangan Kulagina, sementara yang lain mengklaim bahwa mereka menyaksikan bagaimana pakaiannya terbakar. Tentu saja, praktis tidak ada bukti kemampuan ini.

Baca juga: Ingin Bepergian Menggunakan Bus & Travel Selama PPKM Baca Syaratnya

Bakat kemampuan telekinesisnya mengundang banyak perhatian ilmuwan untuk melakukan penelitian guna mengetahui bagaimana proses dan caranya hingga benda bisa bergerak dan berpindah. Menurut salah satu ilmuwan terkenal asal Ceko,  Dr. Zdenek Reidak pernah menggambarkan sesi yang dihadiri oleh sekelompok ahli yang mempelajari kemampuan Kulagina:

“Saya mengunjungi keluarga Kulagina pada malam 26 Februari 1968. Bersama saya adalah Mr. Blazek, teman editor saya, juga seorang dokter, Dr. Yu.S. Zverev dan Dr. Sergeev. Suaminya, seorang insinyur, juga hadir. Zverev melakukan pemeriksaan medis yang sangat teliti terhadap Kulagina. Pengujian dengan instrumen khusus tidak menunjukkan tanda-tanda magnet atau benda tersembunyi lainnya.

Kami memeriksa meja dengan hati-hati, dan juga sering meminta Kulagina untuk mengubah posisinya di meja. Kami menjalankan kompas di sekitar tubuhnya, kursi dan meja dengan hasil negatif. Saya memintanya untuk mencuci tangannya. Berkonsentrasi, dia memutar jarum kompas lebih dari sepuluh kali, lalu seluruh kompas dan kotaknya, kotak korek api dan sekitar dua puluh korek api sekaligus. Aku meletakkan rokok di depannya. Dia segera memindahkannya juga. Kemudian saya merobek sebatang rokok, dan tidak ada apa-apa di dalamnya. Di sela-sela tes, dia diperiksa oleh dokter,” jelas Dr. Zdenek Reidak.

Penulis: Nadi

Editor : Admin

Baca juga Artikel lainnya

4 CARA MEMAKSIMALKAN POTENSI DIRI

Tips Buat Para Pejuang LDR

Bagaimanakah “Cantik” Menurutmu ? Simak Ulasan Berikut

3 Tips Meredam Amarah

6 Kebiasaan Yang Sering Membuat Kamu Telat Selangkah Mengejar Mimpi.

Previous post Ingin Bepergian Menggunakan Bus & Travel Selama PPKM Baca Syaratnya
Next post HIDUP ITU TERUS MENGALIR: PATUT DIREFLEKSIKAN? (SEBUAH CATATAN AKHIR TAHUN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.