KASIH DIPERJUANGKAN DALAM KOMUNITAS

           

Adrianus Berek
Mahasiswa Fakultas Filsafat
UNWIRA Kupang

Kasih merupakan hukum utama dan pertama bagi manusia (bdk. Mat.22: 34-40, Mrk.12: 28-34, Luk.10: 25-28). Sebagai hukum utama dan pertama bagi manusia maka, kasih perlu diwujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari bagi Allah dan sesama. Kasih dituntut untuk diwujud nyatakan kepada Allah dan sesama karena Allah telah mengasihi manusia sebagaimana dikatakan Yesus dalam penginjil Yohanes bahwa “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (bdk. Yoh,15:12).

            Perintah Allah untuk saling mengasihi seperti Ia telah mengasihi manusia tidak terlepas dari kasih-Nya kepada semua orang tanpa membedakan orang yang baik dan orang yang jahat. Kasih yang tidak membedakan yang baik dan yang jahat terungkap dalam pernyataan Yesus dalam penginjil Matius bahwa Bapa di sorga, menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang tidak benar (bdk. Mat,5:45). Maksud dari pernyataan ini mau menerangkan bahwa kasih Allah tanpa tapal batas dan tak berkesudahan. Maka dari itu, relevansi bagi manusia harus mengasihi Allah dan sesama sampai titik darah penghabisan atau yang dikenal dengan martir putih maupun merah.

Relevansi kasih bagi kehidupan sehari-hari harus memiliki buah-buah kasih yang dinyatakan sebagai bukti kasih bagi Allah dan sesama. Oleh karena itu, buah-buah kasih yang perlu diwujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari harus sepandan dengan buah-buah kasih yang diungkapkan oleh Santo Paulus kepada jemaat pertama di Korintus bahwa kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena tidakadilan, tetapi karena kebenaran (bdk. 1 Kor, 13:4-6). Buah-buah kasih yang diungkapkan oleh Santo Paulus tidak hanya diungkapkan pula dalam kata-kata saja namun, perlu diwujud nyatakan dalam kehidupan sehari-hari.

Previous post Cinta dan Toleransi Pandangan Mahatma Gandhi dan Relevansinya Membangun Kesatuan NKRI
Next post Kasus Covid Bertambah, Kementerian Kesehatan Tetapkan 3 Rumah Sakit Khusus Pasien Covid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.