Karya-Karya Erwin Bersama Dewa 19

Erwin Prasetya (tengah)bersama Dewa 19. Foto: Instagram/@de19wa

nadiinformasi.com – Mungkin diantara kalian semua tidak sadar sering mendengarkan lagu-lagu dari Dewa 19 yang hingga hari ini masih terasa relevan dengan zaman, bahkan generasi milenial yang lahir diera tahun 2000-an pun pasti sangat menyukai lagu-lagu Dewa 19.

Berikut akan kita ulas sedikit mengenai sosok Erwin bagi Dewa 19 dan di mata para sahabat-sahabatnya terutama anggota Band Dewa 19.

Erwin Prasetya nama lengkapnya, Ia merupakan seorang musisi tanah air juga pengarang lagu yang hebat. Erwin lahir di Surabaya pada 29 Januari 1972 dan menghembuskan nafas terakhirnya pada 2 Mei 2020 di usianya yang ke 48. Erwin bergabunng bersama Dewa 19 dari awal mula Band Dewa 19 dirintis pada tahun 1986 di Surabaya oleh Erwin dan teman-temannya antara lain : Ahmad Dani, Erwin Prasetya, Wawan Juniarso, dan Andra Junaidi.
Bersama Dewa 19, Erwin memiliki kontribusi yang besar yakni tidak hanya sebagai pemain Bas, tetapi menciptakan beberapa lagu yang sangat terkenal pada Zamannya bahkan masih dinyanyikan hingga hari ini seperti Kirana, Kamulah Satu-Satunya, Resto Boemi, Still Am Sure We Love Again, Sebelum Kau Terlelap dan Selatan Jakarta.

Lagu-lagu Erwin terbilang sulit untuk dinyanyikan, bahkan menurut sang vokalis sendiri Ari Lasso yang bergabung dengan Dewa 19 pada tahun 1991-1999 mengakui jika lagu-lagu Erwin begitu khas dan unik, bahkan Ari Lasso berkali-kali mengatakan jika lagu-lagu erwin tidak mudah untuk dinyanyika.

“Karyanya menurutku sangat bagus, lagunya sangat keren di zamannya, juga sampai hari ini masih enak didengar,” ungkap Ari Lasso melalui channel youtubnya pada 6 Mei 2020 “Ari lasso TV ketika Ia bersama Andra sang gitaris merevie lagu-lagu Erwin di Dewa 19.

Begitupun Andra, Dirinya mengakui jika lagu-lagu Erwin sangatlah khas dengan nada-nadanya hingga chord gitarnya yang tidak umum dimainkan.
“Nada pada lagu-lagu Erwin begitu khsa dan tidak umu chord gitarnya, tapi enak. Erwin mengeluarkan lagu-lagu yang dahsyat untuk Dewa,” tambah Erwin menirukan chord-chord gitar pada beberapa lagu Erwin.

Hal senada pun diungkapkan Ahmad Dhani, Dirinya mengakui jika gaya musik Dewa yang khas juga berkat Erwin yang mengenalkan Dirinya dan Andra kepada beberapa genre musik dan pengaruhnya sanga besar.

“Kalau ditanya keyboardis favorit saya, ya, Minoru Mukaiya, selain Mike Lindup. Casiopea musiknya elektronik banget, jadi pengaruh Erwin pada saya dan Andra (Ramadhan) sangat besar,” Jelas Dhani sembari menceritakan beberapa referensi musik yang dikenalkan Erwin kepadaNya.

Perjalanan Erwin berakhir di tahun 2002. Ia kemudian sempat bergabung dengan TIC Band dan NuKLA hingga menerbitkan satu album yaitu New Chapter.

Penulis : Barros
Editor : Nadi

Previous post PUISI-PUISI GUSTI PADANG GUCHE
Next post Beatrix Yunarti Manehat Lolos Sebagai Salah Satu Peserta Program Accelerator (WEA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.