Buat kamu yang terpisah jarak
Rinduku sedang marak
Merengek pada salahnya jarak
Mengeluh pada waktu yang tak bersahabat
Hatiku terus merajuk
Untuk bermain dalam kisah yang kita rajut
Malam pun kian larut
Membawaku pada memori yang sudah takluk
Andai jarak bisa kujahit
Mungkin hati tak pernah menjerit
Andai waktu bisa kutarik
Mungkin rindu tak pernah berkutik
Kini kusalahkan sepi
Yang datang tak pernah permisi
Kini kusalahkan hening
Yang datang membawa ingatan kering
Jarak mungkin menjadi hambatan
Waktu pun turut membawa rintangan
Tapi cintaku tak pernah tertahan
Apalagi harus berhenti di ujung jalan

Jogja Kamar ujung

Tentang Penulis
Rio Nahak, kelahiran Kota Karang, Kupang. Kini sedang menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Akun Ig rio_nahak.cmf.

Editor: Nadi

Previous post SANDARANKU TELAH BERPALING PADA YANG LAIN
Next post Keikutsertaan Dalam Membela Negara Sebagai Hak dan Kewajiban Dari Setiap Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.