Jomblo, Why Not?

Belakangan ini kaum jomblo seakan menjadi pembahasn yang menarik. Banyak orang merasa tidak percaya diri jika menyandang status jomblo. Bahkan ada pula orang yang rela bermain-main dengan hubungan karena takut dikatakan jomblo. Kata jomblo seolah menggambarkan suasana kebatinan penuh kesepian, kesunyian atau bahkan kesedihan. Jomblo kadang juga diibaratkan dengan istilah “tidak laku” oleh sebagian orang sehingga mendapatkan predikat jomblo terkadang menjadikan seseorang merasa malu.
Pandangan yang dikaitkan dengan istilah jomblo inilah yang membuat banyak orang menghindarkan diri dari status tersebut. Padahal nyatanya jika tidak menjalin hubungan cinta dengan seseorang atau yang akrab disebut jomblo ini seharusnya tidak menjadi masalah. Berikut tiga alasan mengapa tidak masalah jika kamu jomblo saat ini:

1. Kamu masih ingin sendiri, masih ingin mesra dengan dirimu
Tidak dalam suatu hubungan bukan berarti kamu “tidak laku”. Kamu mungkin sedang dalam tahap dekat dengan dirimu sendiri. Menjalani hari-hari penuh kebahagiaan untuk mengenal dirimu lebih dalam. Memberikan ruang bagi dirimu untuk mengembangkan bakat yang kamu miliki. Bisa juga kamu ingin memfokuskan perasaanmu untuk penuh dengan kasih terhadap dirimu sendiri sebagai pribadi yang tidak akan meninggalkanmu dalam keadaan apapun. Memberikan ruang dan waktu untuk menyalurkan hobbymu tanpa perlu mendapatkn persetujuan orang lain tentu akan sangat menyenangkan. Pergi kemanapun yang kamu suka tanpa ada batasan dari orang lain hingga menghabiskan waktu tanpa gangguan pihak lain juga tentu sangat seru. Memanjakan dirimu dengan tawaran-tawaran kegiatan yang kamu sukai akan menjadi pilihan menarik bagi dirimu. Jika kamu belum terikat dalam suatu hubungan atau istilahnya disebut jomblo maka kamu tentu masih memilih untuk mesra dengan dirimu. So, jangan berkecil hati jika kamu jomblo karena masih ingin mesra dengan dirimu. Pilihan yang tepat kok, jadi selamat menikmati waktu indah bersama dirimu sendiri. Selamat bermesraan dengan jiwa baikmu.

2. Belum ada pasangan yang membuatmu nyaman dan cocok denganmu
Menjalin hubungan tidak hanya berbicara tentang dirimu. Kamu juga tentu harus memperhatikan keinginan pasanganmu. Mengesampingkan ego, menyamakan derap langkah, mengerti satu sama lain hingga memaafkan tentu harus jadi pilihan dalam hubungan. Namun, jika kamu merasa sudah tak sanggup lagi memaafkan, tidak lagi sejalan walau sudah diusahakan atau sudah tak bisa lagi mengerti dengan pasanganmu maka tak masalah kamu mengambil keputusan untuk menyudahi hubungan kalian atau sebaliknya pasanganmu yang mengambil tindakan untuk memutuskanmu. Setelahnya tentu kamu maupun pasanganmu akan masuk dalam kelompok jomblo. Ya ini tentu tidak masalah karena kamu atau pasanganmu memang belum menemukan orang yang cocok. Cocok secara visi, misi dan tujuan dalam menjalin hubungan. Tidak apa-apa kamu masuk dalam kelompok jomblo daripada kamu tersakiti dalam hubungan. Nikmati saja. Mugkin kamu masih perlu waktu untuk menemukan orang lain yang lebih baik, Percaya deh menjadi jomblo itu bukan dosa. Jika memang belum menemukan pasangan yang cocok bagimu atau belum mendapatkan pasangan yang membuatmu nyaman, kamu boleh kok menjalani hidupmu sendiri dengan bahagia sambil terus mencari jodoh masa depanmu.

3. Kamu belum siap berkomitmen
Menjalin hubungan itu bukan saja berbicara tentang cinta tapi lebih dari itu kamu harus siap berkomitmen. Jika kamu masih meragukan komitmen dirimu sendiri sebaiknya kamu jangan bermain-main dalam sebuah hubungan. Kesiapan untuk berkomitmen tentu bukan hal yang mudah mengingat saat kamu berada dalam suatu hubungan kamu bisa saja bertemu dengan orang lain yang lebih cantik atau ganteng, menemukan orang lain yang mungkin lebih baik hati atau pintar dan banyak orang dengan kriteriamu yang bisa membuatmu tergetar hatinya. Jika kamu masih dalam tahap mempersiapkan komitmenmu maka tidak menjadi masalah jika kamu jomblo. Lebih baik jomblo daripada memaksakan diri dalam suatu hubungan dan berujung menyakiti berulang-ulang kali. Pilihan yang baik untuk memastikan kesiapan dirimu berkomitmen terlebih dahulu sebelum akhirnya menjalin hubungan. Ini akan menjadi pertimbangan yang tepat pula karena hubungan bukanlah sarana untuk saling mengkhianati. Ingat, jomblo bukan berarti kamu dalam kondisi kesepian, jomblo bukan berarti kamu sedang sedih.

Nah itulah tiga alasan kenapa kamu atau seseorang lainnya masih dalam status jomblo. Sekali lagi jomblo itu gak berdosa kok. Pandangan miring orang lain tentang jomblo tidak boleh membuatmu tertekan dan mengambil langkah untuk segera menjalin hubungan padahal kamu sendiri masih belum nyaman menjalin sebuah hubungan. Jika kamu takut diremehkan karena jomblo dan membuat dirimu dalam hubungan ini justru salah dan akan menjadi bom yang menghancurkanmu, pasanganmu dan tentu saja hubunganmu suatu waktu. Ingat, hubungan bukanlah mainan. Jika kamu belum siap, Jomblo, Why not?

Penulis : Beatrix Yunarti Manehat, MSA
Editor : Andrea

Previous post Cantiknya Air Terjun Fatuknapa (Inbate, Kab.TTU) yang Jarang Diketahui.
Next post Sunset dan Wanginya Kopi: Seni Memanjakan Mata di Takari Nyong Guten

Tinggalkan Balasan

Social profiles