GERAKAN KUPANG PEDULI MELAWAN STUNTING DI KOTA KUPANG.

Gerakan Kupang Peduli kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat pada tanggal 26 November 2020. Kali ini gerakan sosial yang dimotori oleh  Gusti Kolin dan Patrick Juang Rebong itu memberi bantuan berupa meja belajar, buku tulis dan bahan Pokok bagi warga di kelurahan Oebobo, Kecamatan Liliba kota Kupang.

Gerakan Kupang Peduli menurut Patrick Juang Rebong, diadakan sebagai bentuk sikap peduli anak muda terhadap ibu-ibu dan anak-anak yang tersebar di kota Kupang.” Banyak ibu-ibu yang balitanya menderita stunting, karena hidupnya miskin. Padahal emak-emak (perempuan) dan anak-anak itu adalah  penentu maju atau mundurnya suatu peradaban. Kualitas suatu generasi pertama kali ditentukan melalui sentuhan perempuan. Saya pikir etich of care terhadap perempuan dan anak perlu dilakukan lebih serius di kota ini.” Kata Patrick.

Di sisi lain, Gusti Kolin menyampaikan kegiatan sosial Gerakan Kupang Peduli ini sudah berlangsung di beberapa kelurahan yang ada di kota Kupang. Berbagi Sembako di tengah pandemi, bantuan masker, dan memberdayakan UMKM telah mereka lakukan dalam beberapa bulan terkahir. Gusti mengatakan, gerakan sosial non pemerintah ini akan terus berjalan walau dengan anggaran yang terbatas. ” Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi yang lain untuk ikut peduli bagi sesama warga masyarakat. Gerakan Kupang Peduli juga sudah merencanakan akan membantu pengadaan bantuan Tangki Air Bersih gratis untuk warga di RT 08 kelurahan Liliba, kota Kupang. Kerjasama ini akan ditandatangani bersama RT setempat dalam 5 hari kedepan” Ujarnya.

Gerekan Kupang Peduli adalah kegiatan sosial bukan pemerintah yang dilakukan secara mandiri swadaya di kota Kupang.  Adapun agenda Gerakan Kupang Peduli ke depan adalah, pelatihan Kursus Bahasa Inggris dan Mandarin gratis bagi siswa SD-SMA, pelatihan keterampilan dan kegiatan sosial.

Di sisi lain Pak Jefri selaku RT setempat merasa sangat bersyukur karena warganya bisa diperhatikan oleh Gerakan Kupang Peduli.

Penulis : Beatrix Yunarti Manehat, MSA
Editor : Nadi

Previous post Ah, Khayalanku terlalu Prematur
Next post Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, kembali mengalami erupsi, Jumat (27/11/2020) pagi.

One thought on “GERAKAN KUPANG PEDULI MELAWAN STUNTING DI KOTA KUPANG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.