DI BALIK POTRET CANTIKMU

“Boleh kita bertemu? Aku sungguh ingin mengenalmu dan penasaran bagaimana sosokmu di dunia nyata”, Nichole mengirimkan pesan itu ke DM instagram Paula. Segera setelah membacanya Paula membalas pesan dari teman online yang sedang membuatnya kasmaran itu. “Boleh, mari bertemu. Aku akan hadir di acara amal hari sabtu nanti. Aku kirim lokasiku. Mari bertemu disana”. Membaca respon Paula yang mengiyakan permintaannya, Nichole bersiul riang. Sabtu pagi, setelah memastikan kekerenan gaya busananya Nichole membenarkan tatanan rambutnya. Rasanya sudah sejam ia memoles diri. Ia sangat ingin tampil maksimal, mengingat ini adalah hari pertama ia akan bertemu dengan Paula, wanita yang dua bulan terakhir mencuri perhatiannya lewat instagram. Ia berputar sekali lagi di depan kaca lalu ia yakin ia sudah keren.

Setelah memastikan kepercayaan dirinya, Nichole lalu mengambil kunci Rubicon di meja garasi dan menjalankan mobil kesayangannya itu ke lokasi yang dikirim Paula. Sesampainya disana, ia nampak kaget karena Paula ternyata adalah salah satu donatur muda dalam acara amal itu. Dari bawah panggung ia jelas mengagumi Paula. Wajah asli Paula tak jauh berbeda dengan potret-potret cantik di instagramnya. Kelihaian public speaking Paula juga membuat Nichole tersanjung. Paula kelihatan sangat baik dan rendah hati. Beberapa menit kemudian setelah acara amal itu selesai, Nichole memberanikan diri menghampiri Paula. “Hai, aku Nichole Andrean”, sambil tersenyum Nichole mengulurkan tangannya. Seketika Paula menjabat tangan Nichole lalu dengan senyum ia berkata, “ Aku Paula Rodriguez, senang bisa bertemu denganmu’’. Beberapa menit Paula dan Nichole lalu lebur dalam tukar pikiran. Mereka nampak nyambung saat bercerita sembari menikmati kopi pahit yang disajikan.

Setelah pertemuan hangat hari itu, Nichole tak pernah mengirimi Paula pesan lagi. Paula yang sudah cukup terpana dengan kharisma Nichole sabtu lalu merasa sedih dan kehilangan. Ia lalu memberanikan diri mengirimkan pesan kepada Nichole. “Hai, apa khabar? Apa ada yang salah denganku? aku rasa kau berubah”. Dua hari kemudian Nichole membalas pesannya dan Paula terpukul saat membaca jawabnya, “Paula, kamu adalah wanita yang sangat baik. Sayangnya, wanita mandiri sepertimu tidak akan cocok menjadi pendampingku. Aku khawatir kekuatanmu sebagai seorang perempuan akan mengalahkan maskulinitasku sebagai seorang laki-laki. Kau jelas menyembunyikan kekuatan di balik potret cantikmu”.

Tentang Penulis

Beatrix Yunarti Manehat, MSA lahir di Boronubaen, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kota Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Beatrix telah menyelesaikan pendidikan S1 Akuntansi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dan S2 Akuntansi di Universitas Brawijaya Malang pada 2019, Ia juga mendirikan Melki n Beatrix (MnB) Foundation pada 14 Desember 2014 dan bergerak di bidang pendidikan. Ia juga menaruh minat pada dunia sastra, dan telah terbitkan 3 Novel.

Previous post HUJAN AIR MATA
Next post PUTUS ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.