YFMG, Yabiku, dan M&B Sosialisasi Kesetaraan Gender di SMP Putra Xaverius Kefamenanu

YFMG, Yabiku, dan M&B Sosialisasi Kesetaraan Gender di SMP Putra Xaverius Kefamenanu

Sosialisasi gender oleh tiga yayasan di SMP Putra Xaverius kota Kefamenanu pada Jumat/13/05/22 oleh tiga yayasan antara lain Melki dan Beatrix Foundation (M&B), yang bergerak di bidang pendidikan, Sosial dan lingkungan, Yabiku bergerak di bidang perlindungan anak dan perempuan, dan YFMG yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan.

Adapun materi yang disampai oleh tiap perwakilan dari ketiga yayasan tersebut adalah, Gender dibawakan oleh Beatrix Yunarti, Pendidikan yang Responsif Gender dalam Perspektif Hukum dibawakan oleh perwakilan dari yayasan YFMG yakni, Melinda dan perlindungan perempuan dan anak di bawakan oleh Feli Tahu dari Yabiku.

Menurut Beatrix Manehat kegiatan tersebut merupaka ajakan kepada masyarakat terutama pihak sekolah untuk responsif terhadap gender.

“Kegiatan hari ini merupakan awal yang sangat baik, tentu juga merupakan ajakan kepada masyarakat dan spesifik kepada pihak sekolah untuk mulai responsif terhadap kesetaraan gender, disisi lain juga masyarakat diajak berpartisipasi meminimalisir diskriminasi terhadap perempuan maupun laki-laki,” jelas Beatrix.

Baca juga: Indahnya Berbagi Kefa (IBK) Dampingi Anak-Anak Lomba Mewarnai

Sementara itu pembicara kedua dari Yayasan Felix Maria Go (YFMG) Melinda Theresia Go pun mengatakan jika sosialisasi gender sangatlah penting kepada anak-anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa sehingga tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sebenarnya untuk gender sendiri sangat penting untuk anak usia dini karena mereka itu generasi penerus bangsa, jika tidak ditanamkan sejak sekarang nantinya mereka itu masa depannya mungkin mengalami hal-hal yang seperti itu dan mereka tidak tahu bagaimana cara menangani oleh karena itu sosialisasi ini sangat penting bagi mereka,” ungkap Melinda.

Dalam waktu yang bersamaan pembicara ketiga dari Yayasan Bife Kuan (Yabiku) Maria Filiana Tahu berharap agar pihak sekolah memiliki standar operasional prosedur untuk tindakan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan terutama kekerasan seksual untuk siswa di sekolah.

“Untuk pihak sekolah saya berharap disini ada semacam standar operasional prosedur untuk tindakan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan terutama kekerasan seksual untuk siswa di sekolah,” jelas Maria Filiana.

Kepala sekolah Alexandra Taus pun berharap agar kegiatan tersebut terus berlanjut sehingga ada kerjasama antara pihak sekolah dan ketiga yayasan tersebut untuk mendukung program sekolah dalam mensosialisasikan tentang gender.

“Harapan kami untuk sekolah sosialisasi hari ini tidak berhenti disini tetapi tetap berlanjut dan kerjasama antara pihak sekolah dengan tiga yayasan ini supaya program kami pada pik remaja yang ada di SMP putra ini tetap berjalan seperti sebelumnya ketika belum ada Covid,” harapNya.

Penulis: (*)
Editor: Nadi

Previous post Indahnya Berbagi Kefa (IBK) Dampingi Anak-Anak Lomba Mewarnai
Kepala Desa Leuntolu Patrisius Luan Bersama Pemuda Desa Lakukan Penanaman Pohon Keliling komplek Kator Desa Sebelum Membagikan BLT Kepada Masyarakat Next post Kepala Desa Leuntolu Patrisius Luan Bersama Pemuda Desa Lakukan Penanaman Pohon Keliling kompleks Kator Desa Sebelum Membagikan BLT Kepada Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Social profiles