Berbeda Bukan Berarti Kita Bermusuhan

Yohanes Hanoe, S.I.Kom

Hembusan angin di siang itu terasa deras menghantam pepohonan. Angiin itu  ikut menggoyangkan ranting-rantingnya. Tempaan angin dari lereng bukit membuat dedaunan kering berjatuhan. Ada yang tertiup jauh dari pohonnya.  Sampah-sampah yang berserakan hingga kantong kresek ikut terbawa oleh arusnya angin.

Di tengah aktivitas mahasiswa-mahasiswi dengan keramaian di kampus mungil yang menampung ribuan orang dari Sabang sampai Marauke ini, kampus yang berlatar belakang perbedaan, agama, ras, suku, bahasa, dan budaya, kampus yang bernaung di bawah payung beralmamater ungu, yang dapat disebut sebagai miniaturnya bangsa Indonesia ini, aku termenung sendiri.

Hari itu, terlihat kumpulan awan hitam di atas kepala, menutupi birunya langit yang berekspresi muram bertanda tidak bersahabat. Cuaca yang mendung itu seakan membuat hati ini ikut mendung. Aku yang baru tercatat sebagai mahasiswa baru di kampus ini, diam terpaku, penuh bisu . wajahku tampak begitu polos, penuh keraguan. Sifat-sifatku semasa SMA seakan masih begitu melekat dalam diriku. Belum lagi dengan warna kulitku yang agak hitam, rambutku yang kriting, dan dialek yang begitu kental ketimuran.

Previous post Jika Anda Sedang Mencari Pekerjaan Sebagai praktisi Media Atau Magang? Berikut Beberapa Lowongan Kerja Yang Bisa Anda Coba.
Next post 6 Kebiasaan Yang Sering Membuat Kamu Telat Selangkah Mengejar Mimpi.

11 thoughts on “Berbeda Bukan Berarti Kita Bermusuhan

  1. Kase John Hanoe? Fe muhin kau ka??.. ai mupnikan ben…Au Ho kk kelas SMA NEGER 1 ATAMBUA. Ho sekrang es me???
    Salam siti Yogi, Fian not Met Aleot Marten he

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.