Bahaya Membuang Sampah Sembarangan

Nadiinformasi.com – Hadir dalam acara NadiBicara pada sore ini Jumat 08/10/2021 melalui live di Instagram nadiinformasi.com leader World CleanUpp Nusa Tenggara Timur (NTT) Roni Gresik Manu, NTT masih jauh dari sadar dan minim edukasi akan bahaya membuang sampah sembarangan.

Menurut Roni Jauh sebelum itu, banyak orang sudah melakukan aksi peduli lingkungan namun kesadaran akan hal ini masih jauh dari yang diharapkan, bahkan Roni sendiri pernah turun ke jalan berdiskusi dengan masyarakat namun banyak yang masih tidak tahu betapa pentingnya tidak membuang sampah sembarangan.

“Jauh sebelum itu banyak orang sudah melakukan berbagai aksi peduli lingkungan, saya pernah turun ke tengah masyarakat pura-pura beli rokok atau apa sajalah di kios-kios kecil lalu saya coba tanya langsung mereka tentang bahaya membuang sampah sembarang. Sayangnya banyak dari mereka yang masih belum tahu dan sadar akan hal ini”, ungkap Roni dalam acara NadiBicara.

Menanggapi kenyataan yang sangat miris ini Roni berharap semua kalangan terutama mereka yang mengetahui bahaya membuang sampah sembarang agar menyadarkan orang-orang sekitar mereka akan hal ini.

Roni juga berharap dalam melakukan aksi ini, perlu campur tangan pemerintah, dalam hal ini Gubernur bisa terlibat aktif dalam mengkampanyekan secara masif kepada masyarakat hingga ke tingkat paling kecil yaitu Desa meskipun sejauh ini belum banyak sampah berserakan di Desa tetapi, perlu edukasi sejak dini.

“Bapak Gubernur kalau bisa secara masih kasih surat ke setiap Bupati yang ada, kita buat kegiatan yang besar walaupun di Desa belum banyak sampah tapi menyadarkan lebih dini mungkin lebih bagus”, pinta Roni.

Dalam acara yang dipandu langsung pimpinan umum nadiinformasi, Beatrix Yuniarti, Roni juga menekankan agar pemerintah tidak hanya menyediakan fasilitas tetapi, memiliki agenda khusus mengedukasi masyarakat membedakan sampah berdasarkan jenisnya sehingga mempermudah pengolahan di pembuangan akhir sehingga tidak tumpuk saja begitu nantinya.

“Sejauh ini, sampai di pembuangan terakhir sampah-sampah itu sangat sulit didaur ulang karena sudah tercampur dari tempat pengangkutan”, tambah Roni yang sedang menempuh pendidikan Sastra Inggris di UNIKA Kupang itu.

Penulis: Barros
Editor: Nadi

Previous post BISIKANMU MEMBANGUNKAN AKU DARI KETERLELAPANKU
Next post SMK Negeri 5 Ende Mengadakan Praktek Kerja Industri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.