Apakah Sekolah Boleh Memberlakukan Pembelajaran Secara Tatap Muka di tengah Pandemi?

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana yang tertuang ke dalam tujuan pendidikan nasional dan pendidikan di sekolah dasar yaitu, untuk mewujudkan suasana belajar dan proses kegiatan pembelajaran dengan tujuan agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat, dalam berbangsa dan bernegara, (Undang-undang No. 20 Tahun 2003). Sedangkan dalam Kamus Bahasa Indonesia, Kata pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan akhiran ‘an’, dari devinisi tersebut, maka dapat dijelaskan bahwa pendidikan mempunyai arti sebuah cara mendidik siswa atau memotivasi siswa untuk berperilaku baik dan membanggakan.

Dunia sejak tahun 2019 digoncangkan dengan sebuah virus yang sangat mematikan. Virus yang dapat memakan hampir begitu banyak korban jiwa dalam kurun waktu satu hari, berhasil membuat dunia semakin cemas dan tercengang dengan kehadiran virus ini. Demi menjaga kesehatan dan keselamatan dari virus tersebut, pemerintah mengambil kebijakan agar segala aktivitas baik di kantor, pasar, penerbangan, pelayaran, kegiatan keagamaan, dan juga pendidikan, yang dilihat sebagai aktivitas yang dapat menciptakan kerumunan terpaksa diberhentikan sementara untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dalam perkembangannya saat ini, semua kegiatan perlahan telah diijinkan untuk beraktivitas kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes). Namun, ijin itu tidak diberlakukan untuk semua. Sejak diberlakukan kebijakan baru dalam menanggapi situasi pandemi, dalam bidang pendidikan hingga tahun 2021 belum diperbolehkan untuk melakukan proses belajar secara tatap muka. Lalu, apakah proses pembelajaran akan selalu diberlakukan secara online selama pandemi ataukah boleh dilakukan secara tatap muka sebagaimana kegiatan belajar pra Covid-19.

Previous post GEOSTRATEGI MENGATASI PROBLEMATIKA EKONOMI INDONESIA DI BALIK PANDEMI COVID-19
Next post Beberpa Puisi Sapardi Dirangkum dari Buku “ayat-ayat api”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.