O’Riordan, Zombie dan Generalisasi Sosial.

Ino Sengkoen

Bermula pada Maret, tahun 1993. 
Saat itu, The Cranberries, band aliran alternative rock asal Irlandia sedang mengadakan konser di Inggris. Ketika histeria fans sedang asyik bergembira menikmati lagu-lagu the Cranberries, sebuah bom meledak di sebuah pusat perbelanjaan di Warrington, Cheshire, Inggris.

Bom itu menewaskan dua orang anak kecil; yang satu, Jonathan Bell, berusia 2 tahun, meninggal di tempat kejadian; yang satunya lagi, Tym Parri, 12 tahun, meninggal lima hari setelah bom itu meledak.

Kejadian itu tidak akan punya korelasi apa pun dengan The Cranberries, jika pelakunya bukan Ireland Republican Army (IRA). Namun, beberapa saat setelah kejadian, kelompok separatis Irlandia itu mengaku berada di balik pengeboman tersebut. Lebih lagi, mereka mengklaim aksinya tersebut dilakukan atas nama seluruh masyarakat Irlandia. 

Dalam lanskap sosiopolitik, latar pergerakan kelompok teroris Eropa tersebut ada pada tahun 1906, yaitu kedatangan imigran Inggris menyusul The Plantation of Ulster, ekspansi dan invasi bangsa Normadian ke wilayah Irlandia untuk menduduki wilayah tersebut. Kedatangan kaum imigran Inggris, yang berbasis agama protestan itu, memaksa dan kian menggeser eksistensi bangsa pribumi Irlandia yang beragama Katolik. Situasi ini menimbulkan ketidakpuasan dalam diri kaum pribumi, yang memuncak menjadi konflik horizontal, kontak senjata dan berujung pada perang. Kaum imigran, tentu dengan dukungan militer Inggris, berhasil menaklukkan kaum pribumi, sehingga mereka memiliki dominasi.

Dominasi itu, dalam prakteknya, banyak kali mengambil bentuk diskriminasi terhadap penduduk asli. 
Seiring waktu, Inggris semakin kuat menancapkan cakar kekuasaannya di Irlandia, menjadikan wilayah tersebut sebagai bagian dari wilayah kekuasaan Inggris. Situasi ini membidani lahirnya dua kelompok besar di Irlandia di masing-masing sisi; kelompok loyalis dan unionis yang dekat dengan Inggris dan berbasis protestan di satu sisi, serta kelompok nasionalis berbasis katolik di sisi lainnya. 

Previous post HUJAN NOVEMBER MEMANISKAN KENANGAN MERKURIUS
Next post Hasil 1-1 Arema VS Persija Membawa Persija Maju Sebagai Juara Grup B

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.